Peristiwa

Kejar Perampok, Pemuda Ini Kena Tusukan Hingga Tewas

HaloBukittinggi : Warga di Kelurahan Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, sekira pukul 18.30 WIB Magrib tadi dihebohkan dengan peristiwa perampokan, yang menyebabkan seorang korban meninggal dunia akibat luka tusukan yang dilakukan si perampok.

Informasi yang dihimpun  dilapangan, kejadian naas yang menimpa korban bernama Fadli (26), berawal saat ibu korban Rosna Juwita (69), dirampok seorang pria tak dikenal didalam rumahnya sendiri di RT 2 RW 3 Kelurahan Pintu Kabun.

Awalnya, Rosna Juwita yang kesehariannya itu sebagai tukang urut didatangi seorang pria bersama wanita membawa seorang anak untuk diurut sekira pukul 17.00 WIB. Namun, karena saat itu pasien Rosna sedang banyak pasien, pelaku pria itu disuruh datang selesai Shalat Magrib.

Rosna Juwita menuturkan, pada saat magrib itu sehabis mengurut salah seorang pasien  terakhirnya hendak mengambil wudhu, tiba-tiba pelaku pria itu kembali datang seorang diri.

“Saat mengambil wudhu sikamar mandi, terlihat seorang pria masuk dari pintu depan, langsung menyusul ke kamar mandi, dan merenggut kalung emas milik saya seberat 17 emas,” ujarnya sambil meneteskan air mata.

Menurut Rosna Juwita, itu langsung berusaha lari menuju jalan utama sejauh lebih kurang 30 meter melewati gang menuju jalan utama tempat dimana mobilnya diparkir.

Rosna Juwita yang pada saat itu mengaku langsung berteriak, dan pada saat itulah anak atau korban Fadli yang tengah berada dirumah depan, langsung berlari berusaha mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Bukittinggi Kompol Zahari Almi, aksi pengejaran yang dilakukan Fadli berhasil menyusul pelaku. Namun saat berniat ingin mencegat perampok yang berhasil membawa kabur kalung emas milik ibunya, Fadli dihadang oleh perampok yang langsung menusuk bagian leher, yang menyebabkan darah bercucuran di jalan menuju rumah.

“Fadli yang tidak mengetahui pelaku menggunakan senjata tajam tidak sempat menghindar saat pelaku melayangkan pisau kearahnya, sehingga korban yang tidak siap menerima serangan pelaku mendapat luka tusukan, yang menyebabkan dirinya jatuh bersimbah darah,” terangnya.

Menurut Zahari Almi, setelah menusuk korban Fadli yang tidak sempat menghindar, pelaku kemudian kabur bersama hasil curiannya menggunakan mini bus yang diparkir dihalaman luar jalan kerumah korban.

Zahari Almi menambahkan, korban yang ambruk bersimbah darah, akhirnya dilarikan oleh warga ke IGD Rumah Sakit Ahmad Mukhtar (RSAM) Bukittinggi. Namun sayang, nyawa korban tidak bisa diselamatkan, karena darah yang keluar terlalu banyak, dan akhirnya meninggal dunia.

“Hingga malam ini, pihak Polsek Kota Bukittinggi bersama tim identifikasi Satreskrim Polres Bukittinggi masih berada dilokasi menanyai saksi-saksi, serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta sebagian tim buru sergap melakukan pengejaran ke arah kaburnya si pelaku perampokan,” tukasnya.

Pantauan disekitar rumah korban, warga tetangga korban  ramai dilokasi, dan Tim Identifikasi telah memasang garis polisi di TKP.

Sementara itu isak tangis histeris dari keluarga korban terdengar dari dalam rumah, puluhan warga, tetangga dan karib kerabat memadati rumah korban dan berusaha menenangkan ibu serta saudara korban lainnya yang masih dalam kondisi berkabung. (Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top