Peristiwa

Diduga Akibat Persoalan Keluarga, Pemuda ini Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

HaloBukittinggi : Peristiwa gantung diri, Kamis (6/4/2017) sore tadi sekitar pukul 17.00 WIB hebohkan warga Birugo Ladang, RT 3 RW 3 Kelurahan Birugo, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Bukittinggi.

Pantauan di lokasi kejadian puluhan warga terlihat ikut mendatangi rumah pemuda yang diketahui bernama Abdul Latif (20), yang nekad bunuh diri di dalam rumah orang tuanya, saat tim forensik Polres Bukittinggi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Peristiwa gantung diri itu pertama kali diketahui oleh ibu korban yang bernama Jasmar (65), saat dirinya baru saja pulang sehabis jualan roti bakar dan sandwich di Jalan Sudirman. Saat akan masuk rumah yang terbuat dari kayu dirinya terkejut melihat anak semata wayangnya tergantung dengan seutas tali yang diikatkan pada kayu penopang atap rumah.

Informasi yang dihimpun, diduga dia memiliki persoalan keluarga, pemuda yang telah berkeluarga dan memiliki anak itu nekad mengakiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Salah seorang saksi, Trio Eka Putra (16) menyebutkan, jika dirinya mengetahui hal itu dari ibu korban sendiri yang saat itu tengah mencari bantuan. Saat itu, dengan menggunakan sepeda motor bersama temannya Dayat (16), berselisih jalan dengan ibu korban yang dalam kondisi menangis.

“Ibu korban yang dalam kondisi lari keluar rumah mencari bantuan, hingga akhirnya bertemu dengan kami di jalan, setelah ibunya memberitahu, kami langsung menuju rumahnya dengan bonceng tiga,” terangnya.

Saat sampai dilokasi, Trio Eka Putra bersama beberapa orang lainnya mencoba menolong Abdul Latif yang tengah tergantung.

“Saat itu tubuhnya masih terasa hangat, kami langsung mencoba menolong dia, saat melepaskan tali, terdengar suara ngorok dari korban. Karena mengira masih hidup kami langsung bawa dia ke Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) di jalan Sudirman,” ujarnya.

Sesampai di RSSN, korban sempat mendapatkan penanganan, bahkan alat pendeteksi jantung korban masih menunjukan korban masih hidup. Namun sayang, hal itu tidak berlangsung lama. Abdul Latif tak sanggup bertahan lama dan menghembuskan nafas terakhirnya.

Ibu korban yang tak kuasa menahan sedih atas kejadian itu, terlihat shock dan histeris seakan tak percaya kejadian tersebut.

Pihak identifikasi dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bukittinggi yang sampai di lokasi langsung melakukan olah TKP. Saat itulah, di handphone milik Abdul Latif ditemukan ada pesan singkat yang belum terkirim.

“Maafan sado salah dul, ma..pa..silau cucu” (maafkan semua salah dul, ma..pa..tengok cucu), itulah bunyi pesan singkat yang ditulis oleh Abdul Latif lewat telpon selulernya, sebelum dirinya nekad melakukan gantung diri.

Kanit II Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bukittinggi Ipda Endri Lepi yang ditemui dilokasi kejadian mengatakan,  diduga kejadian itu murni bunuh diri.

“Dari hasil identifikasi di lokasi, kita temukan adanya tali yang digantung pada kayu kasau, kemudian ada kursi yang digunakan untuk tempat berpijak sebelum gantung diri. Juga kita temukan pesan singkat di hp miliknya yang sengaja ditulis tapi tidak dikirimkan, kita masih menyelidiki kasus ini,” ujarnya.

Sementara, warga setempat yang enggan menyebutkan namanya menyebutkan, jika Abdul Latif selama ini dikenal sebagai seorang pemuda yang suka nongkrong-nongkrong bersama temannya.

“Abdul Latif sendiri memiliki seorang istri dan seorang anak yang tinggal di Pekanbaru. Korban juga baru datang dari Pekanbaru, kemungkinan ada persoalan keluarga, dari kabar yang beredar, dia bertengkar dengan istri. Dan disinipun tidak harmonis dengan orang tuanya,” ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Abdul Latif pun terlihat tidak ada kerjaan selain kongkow-kongkow dan mundar mandir bersama temannya yang lain.

“Barangkali saja setahu kami itu yang jadi persoalan bagi dirinya, bisa saja hal itu membuatnya stres,” terang warga tersebut. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top