Peristiwa

Sat Reserse Narkoba Polres Bukittinggi Dua Pengedar Sabu

Dua orang tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu, Senin (27/2/2017), berhasil diringkus Satuan Reserse dan Narkoba Polres Bukittinggi, pada dua lokasi yang berbeda.

Kasat Reserse Narkoba Polres Bukittinggi AKP Efriandi Aziz, diruangan kerjanya malam tadi mengatakan, kedua tersangka yang masing-masing nya berinisial R dan E ini memang sudah menjadi target operasi.

“Penangkapan pertama atas tersangka berinisal R (38) yang merupakan warga jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Tarok Dipo ini sekira pukul 14.30 WIB siang tadi, di gang depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Yarsi di Kelurahan Belakang Balok, dan dari tangan tersangka diamankan satu paket kecil sabu yang disimpan didalam saku celana levis,” jelasnya.

Setelah di introgasi petugas tukas Efriandi Aziz, ternyata tersangka R baru saja melakukan transaksi membeli paket sabu di atas fly over simpang aur, dan dia mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa orang yang telah bertransaksi dengan nya itu.

Janggal nya informasi dari tersangka R tambah Efriandi Aziz, petugas langsung melakukan pengembangan kasus, dan didapatkan informasi akan ada transaksi narkoba lainnya di Jorong Surau Langga, Nagari Pasir, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, sekira pukul 18.00 WIB.

“Tanpa disadari tersangka, petugas yang menyamar dan akan melakukan transaski telah melakukan pengintaian di lokasi tersebut, dan benar saja beberapa saat datang seorang pemuda memakai kendaraan mio kuning yang siap melakukan transaski,” terangnya.

Tersangka yang diketahui berinsial E ini langsung diamankan petugas, dan dari tangan tersangka diamankan barang bukti (bb) empat paket kecil sabu didalam HP, yang baterai nya sengaja dikeluarkan untuk menyimpan sabu, dengan harga per paket Rp 200 ribu.

Tersangka bernisial E (36) itu beralamat di Kanagarian Ladang Laweh, Banuhampu, Kabupaten Agam, dan saat ditangkap tidak ada perlawanan.

Selain itu tambah Efriandi Aziz, di dalam jok motor tersangka E, petugas juga menemukan timbangan digital, yang digunakan untuk menimbang sabu yang akan diperjualbelikan.

“Menurut pengakuan tersangka E, sabu yang dia dapatkan diantarkan oleh seseorang dari Padang menggunakan mobil Avanza berwarna Silver, dan keterangan tersangka akan terus didalami,” jelasnya.

Efriandi Aziz menambahkan, kedua tersangka R dan E telah diamankan dan mendekam di sel tahanan Polres Bukittinggi, dan masih mengikuti pemeriksaan lebih lanjut, dan kasus ini akan terus dikembangkan.

“Kedua tersangka dijerat dengan pasal 112 dan 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” jelasnya. (Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top