Peristiwa

Petugas Gabungan SK4 Bukittinggi Amankan Wanita Muda dan Panti Pijat

Sejak Kamis (19/1/2017) malam hingga Jumat (20/1/2017) pagi kemarin, petugas gabungan SK4 setidaknya mengamankan sembilan wanita muda disalah satu tempat karoke yang ada dikawasan Jalan Perintis Kemerdekaan saat berkumpul-kumpul lewat tengah malam.

Selain itu, Jumat pagi, petugas kembali mengamankan dua orang perempuan dan seorang laki-laki dari sebuah panti pijat yang ada di bawah Fly Over Pasar Simpang Aur Bukittinggi sekitar pukul 11.00 WIB. Ironinya, dari tiga orang tersebut, satu pasangan didapati ketika baru saja selesai melakukan hubungan suami istri.

Selain menemukan kenyataan tersebut dilokasi panti pijit itu, petugas juga menemukan seratusan kondom. Tim SK4 bergerak kelokasi karena mendapat laporan dari masyarakat yang risih dengan tempat pijit plus plus yang bermoduskan jualan kopi tersebut.

Informasi yang dihimpun RRI, satu dari dua wanita tersebut merupakan pemilik panti pijat berkedok kedai kopi tersebut. bahkan, dirinya mengaku sebagai seorang istri siri dari salah seorang oknum pegawai di Bukittinggi.

Rifky Komandan Regu E Tim SK4 mengatakan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat dan lansung merespon laporan tersebut lalu melakukan pengintaian dan bergerak ke lokasi.

“Ternyata info tersebut memang benar, sebelum diangkap, kita terlebih dahulu melakukan pengintaian. Setelah memastikan Tim langsung bergerak kelokasi, alhasil ketika diperiksan ditemukan laki-laki dan perempuan yang baru saja selesai melakukan perbuatan asusila” terangnya.

Sekretaris Dinas Satpol PP Bukittinggi Syafnir, ada tiga orang yang diamankan saat itu, salah satu wanita mengaku istri siri oknum pegawai. Dan itu dibuktikan dengan surat keterangan nikah siri mereka.

Menurutnya, perbuatan mereka ini melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Bukittinggi Nomor 3 tahun 2015 pada pasal 20 angka (3) yang berbunyi setiap orang dilarang menyediakan warung remang-remang, salon kecantikan, panti pijat, atau sarana dan prasarana yang digunakan sebagai tempat perbuatan asusila.

“Hingga sore tadi, tiga orang ini masih dimintai keterangan oleh petugas penyidik,” tukas Syafnir.

Sementara itu, masih berdasarkan laporan warga yang resah, petugas SK4 juga mengamankan sembilan wanita muda disalah satu tempat karoke Jum’at dinihari sekira pukul 00.30 wib dikawasan Jalan Perintis Kemerdekaan. Sembilan wanita ini ditemukan petugas saat lewat tengah malam.

“Mereka langsung dibawa kekantor untuk diperiksa, dari hasil pemeriksaan ada beberapa orang yang tidak memiliki kartu identitas (KTP), enam orang mendapatkan peringatan dan tiga orang diantaranya ada yang dikenakan denda karena melanggar perda yang ada,” sebut Syafnir.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top