Peristiwa

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Tim SK4 Bukittinggi Grebek Kantor ini

Satu unit rumah yang dijadikan kantor dan gudang sebuah perusahan alat masak dikawasan RT 3 RW 3 Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) digrebek warga Kamis (19/1/2017) malam sekira pukul 22.00 WIB.

Informasi yang dihimpun RRI dilokasi kejadian, penggerebekan tersebut merupakan bentuk keresahan warga terhadap penghuni rumah yang dijadikan kantor sekaligus gudang tersebut yang tidak jelas. Bahkan, didalam rumah tersebut dihuni oleh penghuni campuran antara wanita dan pria.

Saat digrebek oleh warga dan pemuda setempat, ditemukan lima orang laki-laki dan satu perempuan yang berprofesi sebagai sales. Warga sempat terpancing emosi saat penggerebekan, karena penghuni membohongi warga dengan mengatakan tidak ada penghuni perempuan didalam kantor tersebut.

“Jadi selama ini warga kita sudah resah melihat pemandangan ini, dimana ada wanita dan pria yang tinggal seatap,” ujar Encai Sutan Rajo Intan, Ketua RW setempat, Jum’at (20/1/2017) dini hari.

Menurut Encai, memang pihak perusahaan sudah melapor kepada pihak Rt setempat jika ada karyawannya yang menetap di kantor tersebut, dan dari laporan itu yang dilaporkan hanya menetap dua orang karyawan laki-laki.

“Nah, dalam kesehariannya terkadang orang yang menetap lebih dari dua orang, sering kali warga menemukan penghuni perempuan dipagi hari,” jelasnya.

Setelah mengintai beberapa waktu, akhirnya warga dan pemuda setempat sepakat menggerebek kantor tersebut.

“Setelah berkoordinasi dengan petugas babinkamtibmas, penggerebekan pun dilakukan warga. Saat digrebek, karyawan bebohong jika tidak ada wanita didalam kantor tersebut. Ternyata setelah diperiksa, warga menemukan seorang wanita didalam bilik,” ungkapnya.

Sementara itu, Bripka Rico Hidayat, petugas Babinkamtibmas Aur Kuning dari Polsek Kota Bukittinggi mengungkapkan, setelah mendapat laporan dari warga, dirinya langsung berkoordinasi dengan atasan serta pihak SK4 Bukittinggi.

“Kita lakukan koordinasi guna mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, beruntung saat penggerebekan petugas SK4 langsung turun kelokasi dan dapat mengendalikan suasana,” ujarnya.

Setelah diamankan, penghuni kantor yang digrebek langsung diserahkan kepada tim SK4 dan dibaw kekantor Satpol PP Bukittinggi untuk dimintai keterangan diiringi oleh pihak RW, Babinkamtibmas dan pemuka masyarakat setempat.

Dikantor Satpol PP para karyawan langsung dimintai keterangan, beberapa karyawan membenarkan jika penghuni kantor tersebut hanya dua orang.

“Yang perempuan ini merupakan karyawan baru, dan baru datang dari kampung. Dia sengaja tidur dikantor untuk sementara menjelang mendapatkan tempat kos baru,” terang Aldi Hasnur, salah seorang karyawan.

Namun, Aldi Hasnur mengungkapkan jika mereka diamankan saat tengah berkumpul mengisi absen sehabis pulang nyales.

“Kami baru pulang dari nyales, dan tiba-tiba langsung ada warga. Kami tidak tahu-menahu soal siapa yang nginap karena kami tidur di mess yang telah disediakan dan tidak tidur disitu,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Bukittinggi Syafnir menyebutkan pihaknya akan menyelesaikan persoalan tersebut bersama perwakilan dari perusahaan.

“Jadi ada beberapa pelanggaran yang telah dilakukan oleh mereka, diantaranya membohongi warga, selain itu tidak melaporkan keberadaan kepada pihak pemerintahan setempat, serta ada beberapa yang tidak memiliki KTP. Semua itu akan kita tindak sesuai dengan perda yang berlaku,” tukasnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top