Peristiwa

Polres Bukittinggi Komit Antisipasi Kasus Pencurian Sepeda Bermotor

Pada tahun 2017 ini Polres Bukittinggi komit menjalankan program terobosan yang bertujuan untuk menciptakan ketentraman dan ketertiban umum, sekaligus melindungi masyarakat dari tindakan kejahatan, terutama aksi pencurian kendaraan bermotor yang sangat marak di wilayah hukum Polres Bukittinggi.

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan, pada tahun 2016 lalu tercatat 232 kasus pencurian kendaraan bermotor yang terungkap hanya 22 kasus, dan dari angka itu masuk kategori kasus yang sangat tinggi, maka dari itu perlu dilakukan antisipasi meminimalisir kasus ini kedepan.

“Rencana yang dijalankan Polres Bukittinggi untuk mengantisipasi pencurian sepeda motor ini, diantaranya dengan menyampaikan pesan Kamtibmas melalui program Jum’at barakah di Masjid yang ada di wilayah hukum Polres Bukittinggi, melalui pamflet yang dipasang di tempat tertentu, serta mengadakan kerjasama dengan pihak dialer sepeda motor,” jelasnya, Senin (16/1/2017).

Menurut Arly Jembar Jumhana, antisipasi awal tentu dari masyarakat si pemilik kendaraan bermotor, maka dari itu diminta untuk membuat kunci ganda, dan hendaknya ditambah dengan pengamanan kunci lainnya seperti gembok yang dipasang di jari-jari roda, tidak memarkirkan kendaraan di sembarang tempat, karena biasanya si pelaku pencurian memanfaatkan kelalaian si pemilik motor.

“Pencurian sepeda motor ini masuk kejahatan berjaringan, dengan arti kata pelaku pada umumnya tidak sendirian, ada kelompok tertentu yang bertugas untuk mencuri, dan memiliki jaringan yang berfungsi sebagai penadah, maka dari itu Polres Bukittinggi meminta jajaran Satuan Lalu Lintas untuk mengoptimalkan razia di lapangan,” terangnya.

Arly Jembar Jumhana menambahkan, petugas Lantas yang patroli dilapangan diminta mencek Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) pengendara saat mengadakan razia, dan apabila tidak dapat memperlihatkan akan dilakukan penelusuran lebih lanjut, karena mungkin saja motor yang dipakai berasal dari barang hasil curian yang dijual para penadah.

“Diakui, pengungkapan kasus pencurian sepeda bermotor ini memang cukup sulit, namun demikian dengan optimalnya pengawasan petugas dilapangan, diharapkan mampu meminimalisir kasus ini kedepan,” terangnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top