Peristiwa

Kebakaran Toko di Aur Kuning Kembali Terjadi

Dua Petak toko yang merupakan gudang sepatu dan sendal di Blok M depan terminal Aur Kuning Bukittinggi, Minggu (28/8/2016) sekitar pukul 17.00 WIB dilalap si jago merah.

Informasi yang dihimpun dilapangan, kedua toko yang terbakar itu adalah toko Remky, yang terletak di Blok M depan terminal Aur Kuning Bukittinggi atau berada dibelakang toko buku Asriyah.

Dari keterangan para pedagang pasar Aur Kuning, saat kejadian toko tersebut sedang tutup, karena biasanya hari Minggu sebagian toko di sekitar tersebut memang tidak buka. Beberapa pedagang yang melihat ada kepulan asap dari toko tersebut berupaya untuk memadamkan api dengan alat seadanya.

Namun dengan kondisi toko tertutup membuat para pedagang kesulitan untuk memadamkan api. Beberapa menit kemudian barulah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.50 WIB.

“Pertama kali api asap muncul dari samping toko sebelah kiri. Kemudian tak lama setelah itu, baru nampak apinya. Kami sempat membuka loteng sebelah luar untuk memadamkan api sebelum pemadam datang. Tapi api sudah membesar dan sulit dipadamkan,” tutur Sofyan, anggota RAPI Bukittinggi, yang berada di lokasi saat kejadian.

Kebakaran ini membuat para pedagang dan pengunjung Aur Kuning serta warga sekitar berbondong-bondong untuk melihat kejadian itu.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bukittinggi Daspul mengatakan, informasi kebakaran toko ini diawali dari adanya telpon dari salah seorang pedagang di Aur Kuning yang toko nya bersebelahan dengan toko yang terbakar, menindaklanjuti informasi itu petugas langsung turun ke lapangan.

“Saat petugas sampai dilokasi gumpalan asap telah memenuhi toko, petugas langsung berusaha memadamkan api, gembok toko dibuka secara paksa, begitu juga atap toko dijebol petugas untuk memasukkan slang air,” jelasnya.

Daspul menambahkan, dalam tempo lebih kurang setengah jam api dapat dipadamkan, kerugian belum dapat ditaksir. Sementara itu sendal dan sepatu yang berada dalam toko sebagian yang belum terbakar dapat diselamatkan petugas.

“Dalam upaya pemadaman api ini, lima unit mobil pemadam kebakaran diturunkan BPBD Bukittinggi, ditambah dua unit damkar Kabupaten Agam, dan satu unit damkar Kota Padang Panjang,” ujarnya.

Saat kebakaran terjadi sambung Daspul pemilik toko ini tidak berada di lokasi. Meski belum dipastikan penyebab pemicu kebakaran itu, namun diduga kuat kebakaran itu terjadi akibat korsleting listrik, dan untuk kerugian juga belum dapat dipastikan.

“Pasca kebakaran kedua toko yang terbakar itu telah dipasang Police Line oleh pihak kepolisian, sambil dilakukan pemeriksaan oleh unit forensik Polres Bukittinggi.(Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top