Pendidikan

Siswa di Bukittinggi Bakal Ikuti Pesantren Ramadhan

HaloBukittinggi : Selama bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah nanti, seluruh siswa tingkat SMP di Kota Bukittinggi akan mengikuti pembinaan melalui pesantren Ramadhan, sebagai bentuk peningkatan kegiatan keagamaan.

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bukittinggi, yang sebelumnya juga telah rutin dilaksanakan selama bulan Ramadhan.

Asisten Dua Setdako Bukittinggi Ismail Djohar, Kamis (25/5/2017), mengatakan, pesantren Ramadhan merupakan upaya dari Pemko Bukittinggi untuk membentuk karakter siswa, karena melalui kegiatan keagamaan itu siswa akan menerima ceramah agama, pembinaan, serta kegiatan belajar, yang dapat menambah pengetahuan siswa di bidang agama.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai leading sektor bekerja sama dengan MUI, sehingga juga dapat membentuk akidah siswa, melalui pendekatan belajar di masjid-masjid yang berdekatan dengan rumah siswa,” ujarnya.

Ismail Djohar menambahkan, pelaksanaan kegiatan pesantren Ramadhan kali ini dirancang lebih efektif dari pelaksanaan agenda yang sama ditahun sebelumnya, dan dari segi persiapan telah dilakukan semaksimal mungkin, sehingga nantinya para siswa diharapkan mengikuti nya dengan baik, sehingga target yang diharapkan tercapai.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi, Melfi Abra, menjelaskan, untuk kematangan rencana kegiatan pesantren Ramadhan ini, pihaknya akan mengadakan rapat dengan MUI Bukittinggi pada Kamis 25 Mei 2017 lusa.

“Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan membicarakan teknis penyelenggaraan bersama MUI Bukittinggi, apa bentuk kegiatan yang dilaksanakan, materi apa yang akan disampaikan, serta siapa saja pemateri yang akan mengisi agenda pesantren Ramadhan yang akan dilaksanakan itu,” tukasnya.

Pada kesempatan lainnya Ketua MUI Bukittinggi, Aidil Alfin mengatakan, program pembinaan siswa Ramadhan yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini telah dilaksanakan sebanyak empat kali setiap bulan Ramadhan, dan dari evaluasi berjalan tepat sasaran dalam membina akidah dan membentuk karakter siswa.

“Sesuai konsepnya untuk pelaksanaan pada Ramadhan tahun ini, siswa dibebaskan memilih Masjid yang terdekat dari tempat tinggalnya, sehingga lebih memudahkan siswa dalam mengikuti program pesantren Ramadhan ini,” ulasnya.

Aidil Alfin menambahkan, target dari agenda pesantren Ramadhan ini untuk mendekatkan siswa dengan masjid dan tetap meramaikan masjid setelah berakhirnya bulan Ramadhan, karena Masjid merupakan tempat ibadah umat muslim yang tidak boleh ditinggalkan.

“MUI bertindak sebagai pihak yang menjalankan program dengan menyiapkan materi pembinaan berupa pengetahuan, berperilaku sesuai adat dan akidah serta memaksimalkan praktek ibadah, sehingga target yang diharapkan tercapai dalam membinan siswa,” tukasnya.

Aidil Alfin menambahkan, pesantren Ramadhan ini mulai dilaksanakan pada 5 hingga 7 Juni 2017 di Masjid-masjid, yang direncanakan juga melibatkan Himpunan Dai dan mubaligh, serta ormas Islam yang bertindak sebagai pemateri. (Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top