Pendidikan

IAIN Bukittinggi Buka Jurusan Pariwisata Syariah

HaloBukittinggi : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi kembali membuat terobosan baru dengan membuka Jurusan Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), yang satu satunya diluar pulau Jawa. Jurusan Pariwisata Syariah ini dimulai tahun akademik 2017-2018.

Rektor IAIN Bukittinggi, Ridha Ahida mengatakan, kehadiran jurusan Manajemen Pariwisata Syariah IAIN Bukittinggi yang satu satunya diluar pulau jawa dan pertama di sumatera, untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan perlunya pengembangan Pariwisata yang dibingkai dengan nilai nilai islam. Pariwisata syariah merupakan pariwisata yang mengendepankan nilai-nilai Islami dalam setiap aktvitasnya.

“Selama ini dinilai, pariwisata terkadang dipandang dengan sistim negatif yang cenderung bertendensi kepada maksiat. Sehingga banyak potensi pariwisata yang bisa dikembangkan namun mendapat penolakan dari masyarakat,” ujarnya, Rabu (26/4/2017).

Disamping itu sambung Ridha Ahida, istilah pariwisata syariah secara definisi di kalangan pelaku wisata masih cenderung asing. Pariwisata syariah lebih dimaknai sebagai wisata religi, yaitu kunjungan-kunjungan ke tempat ibadah untuk berziarah atau tempat-tempat ibadah lainnya. Padahal, pariwisata syariah tidak terfokus pada objek saja, tetapi adab perjalanan dan fasilitas lainnya.

“Oleh sebab itu, IAIN Bukittinggi melalui jurusan Pariwisata Syariah, akan mencetak praktisi sekaligus konseptor yang ahli dibidang pengelolaan pariwisata yang berbasis tuntunan ajaran islam. Karna pariwisata syariah memberikan makna kepada masyarakat bahwa masyarakat harus menjaga nilai nilai keislaman di manapun dan kapanpun,” tukasnya.

Hadirnya manajemen Pariwisata Syariah tambah Ridha Ahida, juga seiring dengan visi IAIN yakni terdepan dalam integrasi keilmuan dan keislaman,. Maksudnya menghadirkan islam yang berintegritas dengan ilmu manajemen pariwisata.

“Potensi wisata syariah kedepannya dinilai lebih menjanjikan. Konsep pariwisata syariah ini akan menjadi bisnis yang banyak dilirik oleh para pelaku bisnis wisata. Karena pariwisata syariah memiliki potensi besar untuk dikembangkan mengikuti permintaan pasar yang ada. Apalagi Bukittinggi sebagai destinasi pariwisata di Sumbar, saat ini  juga  tengah gencar gencarnya turut mensukseskan program wisata Religius yang diprogramkan oleh pemerintah daerah setempat,” terangnya.

Dengan hadirnya jurusan Pariwisata Syariah itu, maka hingga tahun akademik 2017-2018, IAIN Bukittinggi telah memiliki 26 jurusan yang tersebar di empat Fakultas dan Program Pasca Sarjana. (Dipra)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top