Pendidikan

Disdikbud Bukittinggi Jaga Keberadaan Tradisi Anak Nagari

HaloBukittinggi : Kota wisata identik dengan kekayaan nilai seni dan budaya di tengah-tengah masyarakatnya. Nilai tradisi turun temurun menjadi kearifan lokal yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi masyarakat lokal, telah mampu merubah arah tujuan wisatawan lokal dan mancanegara.

Kota Bukittinggi sebagai destinasi wisata Sumatera juga memiliki nilai tradisi anak Nagari yang telah membuat pengunjung yang datang ke kota Bukittinggi berdecak kagum.

Untuk memperkuat penguasaan terhadap nilai-nilai seni budaya bagi generasi anak Nagari Bukittinggi dimasa depan, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi melalui Kasi Bina Seni Nilai Tradisi, menggelar workshop terhadap guru-guru seni tingkat SLTP se-Kota Bukittinggi, Selasa (21/4/2017) hingga 8 hari kedepan.

“Kita melakukan workshop ini agar guru-guru seni se-Kota Bukittinggi khusus SLTP bisa mengajarkan kepada siswa/i disekolah nya masing-masing. Tentu sebagai kota wisata seni dan budaya harus melekat menjadi jati diri anak-anak kota ini,” jelas Kasi Bina Seni Nilai Tradisi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Mul Akhiar Dt. Sinaro, disela-sela workshop di gedung Lenggogeni Medan nan bapaneh.

Disampaikannya, dengan peningkatan konpetensi tenaga pendidik di bidang seni baik lukis, ukiran dan seni musik serta tari akan dapat meningkatkan kualitas anak-anak didiknya masing-masing di bidang seni dan budaya. Bila nilai seni dan budaya sudah menjadi jati diri generasi muda, maka akan menjadi nilai tambah untuk Kota wisata seperti Bukittinggi, Propinsi Sumatera Barat.

“Kita sangat optimis dengan nilai tradisi seperti seni lukis, kerajinan tangan kemudian seni tari dan musik, akan lahir generasi dengan bakat dan talenta seni yang mendunia nantinya. Dan itu akan memiliki arti penting bagi kelangsungan kota wisata kedepan,” jelas pegawai pekerja keras dan juga Sekretaris Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bukittinggi.

Workshop yang berlangsung di arena gedung Lenggogeni Medan nan bapaneh di Jantung Kota Jam Gadang itu, dipastikan mampu memberikan nilai seni baru bagi guru-guru seni se-Kota Bukittinggi tingkat SLTP. Dengan bekal itu sebut Dt. Sinaro, guru seni bisa menambah sekaligus menggali bakat siswa/i nanti di bidang seni.

Menurutnya, peran guru Seni untuk Kota wisata sangat menentukan. Mengingat tanpa guru Seni, maka penguasaan dan penanaman nilai-nilai seni pada generasi akan pudar.

Kemudian harapnya, anak-anak yang memiliki bakat dan talenta seni yang baik akan mampu menyulap kota wisata lebih indah dan ramah kedepan. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top