Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bappeda dan Disdikpora Bukittinggi Lakukan Penelitian

Guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Bukittinggi, Bapan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Bukittinggi mengadakan penelitian.

Penelitian bertema Pengaruh Standar Nasional Pendidikan terhadap Karakter Siswa pada tingkat SMP dan MTsN Di kota Bukittinggi itu akan dilakukan oleh tim dari Universitas Negeri Padang (UNP).

Kegiatan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan ini, diawali dengan mengumpulkan Kepala Sekolah SMP/MTsN se Kota Bukittinggi berikut beberapa perwakilan guru dan siswa guna menyebarkan angket dimulainya penelitian itu.

Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Bukittinggi Guswardi mengatakan, awal mula penelitian adalah dari program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2014 untuk melakukan penelitian dibidang pendidikan.

“Bukittinggi terpilih menjadi salah satu daerah objek penelitian. Tahun 2015 lalu telah dilakukan penelitian Capaian Tahapan Standar di Sekolah Dasar bekerja sama dengan UNP. Tahun ini masih bekerja sama dengan UNP dengan mengambil objek penelitian di SMP dan MTsN. Koordinasi tingkat kota dilakukan oleh Bappeda dibidang Litbang,” ujarnya, Kamis (20/8/2016).

Siswa SMP dan MTsN sambung Guswardi, akan menjadi objek penelitian awal lewat kuisioner sehingga lahirlah draf pendahuluan. Selanjutnya draf pendahuluan itu akan diperdalam ke masing-masing sekolah untuk melahirkan kompilasi data. Tujuan akhir penelitian didapatkan sebuah dokumen yang menjadi arah kebijakan dalam peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Bukittinggi.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi Sosiawan Putra menjelaskan, penelitian ini sangat penting sebagai langkah awal bagaimana kita bisa memberikan pendidikan yang berkualitas bagi anak didik.

“Penelitian ini berbentuk kerjasama antara daerah yang bersedia melakukan penelitian dengan Kementrian pendidikan dengan sharing pembiayaan melalui Bappeda. Dari penelitian ini akan kita urai dan cari akar masalahnya, bagaimana meningkatkan mutu pendidikan, apa yang kita inginkan serta akan kita mulai dari mana,” tukasnya.

Sosiawan Putra mengakui tolak ukur kemajuan suatu bangsa berasal dari pendidikannya. Kita telah memiliki Standar Nasional Pendidikan yang merupakan kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Standar Nasional Pendidikan itu sendiri terdiri dari 8 poin yang harus dimiliki dan dipenuhi oleh penyelenggara dan atau satuan pendidikan yang ada di Indonesia. Yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan Pendidikan dan Standar Penilaian Pendidikan,” jelasnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top