Pendidikan

Walikota Bukittinggi Lepas Kontingen Jambore Saka Kencana dan Temu Kreatifitas Genre

Walikota Bukitttinggi Ramlan Nurmatias, Senin 28 Agustus 2016 melepas Kontingen Bukittinggi guna mengikuti Jambore Saka Kencana dan Temu Kreatifitas Genre (Generasi Berencana) di rumah dinas Belakang Balok.

Kontingen Bukittinggi berjumlah 29 orang, yang terdiri dari 15 siswa yang tergabung dalam PIK-R (Pusat Informasi dan konseling Remaja) sekolah, dua orang guru pendamping, satu orang Kwarcab dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Jambore dan temu kreatifitas akan digelar di Padang Panjang pada tanggal 30 Agustus hingga 2 September 2016 mendatang, dan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Pada kegiatan tersebut Gubernur Irwan Prayetno dijadwalkan juga akan menganugrahkan Gelar Bunda Genre Sumbar kepada Ketua Tp-PKK Kota Bukittinggi Yessi Ramlan Nurmatias.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengapresiasi seluruh siswa dan SKPD terkait yang telah berpartisipasi dalam kegitan tersebut.

“Kontingen Bukittinggi diharapkan dapat menambah harum nama Bukittinggi dengan raihan prestasi di 13 cabang perlombaaan yang akan digelar nanti,” ujarnya.

Menurut Ramlan Nurmatias, percaya diri dan mental pemenang menjadi hal wajib yang harus dimiliki oleh setiap anggota kontingen. Sebab dengan hal itu kemampuan yang selama ini telah terlatih akan mampu dikeluarkan dengan maksimal, sepanjang kita sungguh-sungguh dan siap dalam melakukan hal apapun maka kesuksesan akan bisa diraih.

Pada kesempatan tersebut Ramlan Nurmatias juga berbagi pengalaman tentang pentingnya remaja mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka dan organisasi lainnya. Dikatakannya kegiatan tersebut akan menjadi pengalaman berharga bagi siswa terutama pada saat ia terjun langsung dalam suatu lingkungan masyarakat.

Sementara Ketua Tp-PKK, Yesi Ramlan Nurmatias menghimbau kepada anggota Kontingen untuk tetap menjaga kekompakan selama mengikuti acara. Karena dengan kebersamaan semua permasalahan akan dapat teratasi. Dan yang terpenting tambah Yesi adalah siswa dapat mengambil pembelajaran dari kegiatan Jambore tersebut.

“Tidak hanya sekedar ikut, namun yang penting bagaimana kita mengambil pembelajaran dari rangakaian kegiatan tersebut dan menularkannya kepada teman-teman lain di sekolah,” tukasnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top