Olahraga

Pemusatan Atlet Porprov Bukittinggi Dimulai 25 September 2016 Mendatang

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bukittinggi, akan melakukan pemusatan latihan atau ‘training center’ atlet yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV di Padang pada 25 September 2015.

“Diharapkan melalui pemusatan latihan ini, persiapan atlet akan semakin matang setelah sekitar tiga bulan yang lalu dibentuk tim monitoring dan evaluasi,” tukas Ketua KONI Kota Bukittinggi Dhipa Arkendi, Selasa (13/9/2016).

Menurut Dhipa Arkendi, sejak dibentuk, tim monitoring dan evaluasi bertugas melakukan verifikasi kesiapan seluruh cabang olahraga, memperkirakan cabang olahraga prioritas dengan acuan raihan prestasi pada gelaran porprov sebelumnya kemudian memonitor kesiapan atlet dan sarana penunjang dan menetapkan jadwal latihan.

“Dari kinerja tim tersebut, selanjutnya ‘training center’ berjalan dijadwalkan pada 25 September sampai 25 Oktober 2016 dan ‘training center’ penuh pada 26 Oktober sampai 15 November,” ujarnya.

Dhipa Arkendi menambahkan, beberapa cabang olahraga menemui sejumlah kendala seperti ketiadaan sarana olahraga seperti pada cabang renang dan tinju sehingga para atlet harus berlatih di lokasi lain.

“Namun kendala itu kami harap tidak berpengaruh terhadap semangat atlet. Cabang renang merupakan cabang olahraga prioritas dalam Porprov November 2016. Tahun 2017 kami juga akan usahakan anggaran untuk arena berlatih cabang tinju,” lanjutnya.

Cabang olahraga lain yang juga menjadi prioritas yakni angkat berat, atletik dan panjat dinding dan cabang olahraga menembak serta beberapa olahraga tim yang didorong untuk berprestasi di ajang itu.

Kekuatan kontingen Bukittinggi sendiri berjumlah 400 atlet untuk 33 cabang olahraga yang akan diikuti ditambah pelatih dan official berjumlah 100 orang.

Pihaknya menargetkan, para atlet dapat berlatih dengan fokus sehingga dapat mempertahankan prestasi yang diraih pada Porprov XIII di Dharmasraya tahun 2014 lalu.

“Pada porprov lalu Bukittinggi berada di peringkat dua dengan raihan 73 emas, 60 perak dan 67 perunggu. 2016 tentu diharapkan raihan prestasi yang lebih baik,” tukasnya.

Sementara itu Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi mengatakan tim evaluasi dan monitoring melakukan evaluasi dengan baik selain itu juga harus didukung dengan prediksi capaian medali di setiap cabang olahraga dan pemetaan kekuatan lawan.

Irwandi menekankan keikutsertaan Bukittinggi bukan hanya sebagai pemeriah, melainkan mempunyai target yang telah direncanakan dengan matang.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top