Kesehatan

PMI Bukittinggi Upayakan Pemenuhan 1.000 Kantong Darah Perbulan

HaloBukittinggi : Data Palang Merah Indonesia (PMI) Bukittinggi, menyebutkan kebutuhan darah mencapai 1.000 kantong setiap bulan, dari kebutuhan itu baru sekitar 80 persen yang terpenuhi.

Ketua PMI Bukittinggi Chairunnas, mengatakan, kondisi sebenarnya PMI menargetkan 1.500 kantong darah setiap bulan. Pendonor sukarela itu belum cukup memenuhi sehingga kami lebih mengharapkan dari donor pengganti atau keluarga dari pasien yang butuh donor.

“Masyarakat yang membutuhkan darah tidak hanya berasal dari Kota Bukittinggi namun juga dari Kabupaten Pasaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, dan Kota Padangpanjang,” jelasnya, Senin (20/3/2017).

Menurut Chairunnas, hal ini disebabkan karena rumah sakit rujukan untuk wilayah Sumbar bagian utara berada di Bukittinggi. Untuk mencapai target kebutuhan darah pihaknya mencoba melakukan sosialisasi ke tempat-tempat keramaian secara rutin dan membentuk perkumpulan di masyarakat hingga lingkup terkecil.

“Biasanya dalam sosialisasi itu kami memberi informasi mengenai manfaat donor darah. Adakalanya dapat langsung melakukan donor atau kami ajak calon pendonor datang ke kantor PMI Bukittinggi,” ujarnya.

Chairunnas menambahkan, mendonorkan darah dapat dilakukan oleh usia 17 sampai 60 tahun dan selain sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama juga bermanfaat bagi kesehatan.

Bila kondisi tubuh dalam keadaan baik dan dapat rutin mendonorkan darah setiap satu kali dalam dua setengah hingga tiga bulan, akan mendorong terbentuknya sel darah baru.

“Dalam satu kali donor darah yang diambil sebanyak 250 sampai 300 cc jadi otomatis nanti akan ada pembentukan sel darah baru. Jadi, mari rutin donor darah,” tukasnya.

Secara rutin sambung Chairunnas, PMI Bukittinggi terus mengajak masyarakat untuk rutin melakukan donor darah yang menunjukkan kepedulian pada sesama manusia, selain untuk menyehatkan tubuh.

“Kita harus melakukan sosialisasi yang optimal mengajak masyarakat untuk berdonor agar stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) tetap tersedia saat masyarakat membutuhkan,” jelasnya.

Chairunnas berharap dengan menumbuhkan kepedulian antara sesama masyarakat, jumlah pendonor bisa bertambah dan stok darah tersedia setiap saat, karena ketersediaan darah akan sangat membantu pasien yang membutuhkan. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top