Kesehatan

DPW PPNI Sumbar Lantik Kepengurusan DPD PPNI Kota Bukittinggi

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Sumbar yang diwakili Sekretaris DPW PPNI, Meta Seprinal, melantik kepengurusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kota Bukittinggi Periode 2015-2020, di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Minggu (21/8/2016).

Pengurus yang dilantik itu terdiri dari tujuh Wakil Ketua Bidang, Sekretaris dan Wakil Sekretaris, Bendahara dan Wakil Bendahara, tujuh Ketua Devisi dan 5 orang Dewan pertimbangan PPNI Kota Bukittinggi yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan 2 anggota. Sedangkan untuk ketua DPD PPNI Kota Bukittinggi Periode 2015-2020 yakni NS. Meta Seprinal, S.Kep, MM, yang sekaligus merupakan sekretaris DPW PPNI Sumbar.

Dalam kegiatan pelantikan tersebut dilakukan penandatangan berita acara yang disaksikan oleh DPW PPNI Sumbar, Walikota Bukittinggi yang diwakili oleh Dinas Kesehatan, Dekan Fakultas Kesehatan dan MIPA UMSB Bukittinggi, Perwakilan Direktur Rumah Sakit dan Organisasi profesi kesehatan yang ada di Bukittinggi.

Dalam kesempatan tersebut Meta Seprinal berharap kepada perawat yang ada di Bukittinggi khususnya dan Sumbar pada umumnya untuk dapat bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan keperawatan, serta dapat meningkatkan kompetensinya. Apalagi saat ini tenaga kesehatan diharuskan menjalani uji kompetensi agar dapat Surat Tanda Registrasi (STR).

STR  merupakan bukti tertulis yang diberikan pemerintah kepada tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Untuk mendapatkan STR, tenaga kesehatan harus memiliki ijazah dan sertifikat kompetensi. Karna dengan adanya STR tersebut perawat dapat melakukan aktifitas pelayanan kesehatan ditengah tengah masyarakat.

Pemberian STR itu katanya, bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kesehatan untuk melindungi masyarakat.

“Oleh sebab itu, bagi tenaga kesehatan yang sertifikat kompetensinya telah habis masa berlakunya dapat diperpanjang dengan mencukupi 25 SKP (Satuan kredit profesi), salah satunya dengan ikut pelatihan, workhshop dan kegiatan ilmiah lainnya,” ujarnya.

Meta Seprinal menambahkan sebagai satu-satunya organisasi profesi di lingkungan keperawatan, PPNI memegang peranan yang sangat penting dalam pengembangan keperawatan untuk mewujudkan keperawatan sebagai suatu profesi yang mandiri, diakui oleh pemerintah dan organisasi profesi lainnya sekaligus bisa mendapat penghargaan dari masyarakat terkaid dengan profesi yang dilakukan.

Usai kegiatan pelantikan pengurus DPD PPNI Kota Bukittinggi, dilanjutkan dengan acara Seminar Keperawatan, yang di buka secara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh  Drg Salvi Raimi MM. Seminar yang dilaksanakan kerjasama antara Flora Training Centre (FTC) Bukittinggi dengan Fakultas Kesehatan dan MIPA UMSB, dan PPNI Bukittinggi.(Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top