Kesehatan

Jum’at Lusa TPK IASMA Satu Landbouw Bukittinggi Gelar Operasi Katarak Gratis Ke VII

Tim Peduli Kemanusiaan (TPK) IASMA 1 Landbouw Bukittinggi kembali akan melaksanakan Operasi Katarak Gratis (OKG) untuk yang ke tujuh kalinya (OKG VII).

Ketua Pelaksana OKG ke tujuh dari angkatan 90 Ulya Maksum, Rabu (17/8/2016), mengatakan, program operasi katarak gratis itu merupakan agenda rutin yang kali ini dilaksanakan pada tempat, pertama tanggal 19 hingga 20 Agustus 2016 di Rumah Sakit Yarsi (Ibnu Sina) Bukittinggi, dan kedua pada 27 dan 28 Agustus 2016 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung.

“Sejauh ini persiapan yang dilakukan panitia telah berjalan secara maksimal, mulai dari mengadakan kerjasama dengan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami) Sumatera Barat, Pihak RS. Yarsi, RSUD Lubuk Basung, Pemerintah Daerah Kabupaten Agam, Pemerintah Kota Bukittinggi, serta seluruh alumni yang tergabung dalam TPK IASMA Satu Landbouw,” terangnya.

Untuk calon peserta operasi katarak ini terang Ulya Maksum, dapat mendaftar langsung ke Sekretariat IASMA Satu Landbouw Bukitttinggi dan seluruh Puskesmas di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, dengan membawa persyaratan berupa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), KTP, dan Kartu Keluarga (KK).

Ulya Maksum menambahkan, bagi peserta yang telah mendaftar, khusus yang berada di wilayah Bukittinggi dan Agam Timur, pada 19 Agustus 2016 melaksanakan pemeriksaan kesehatan di Aula SMA Negeri Satu, sementara pasien yang terdata di wilayah Agam Barat melaksanakan cek kesehatan pada 27 Agustus 2016 di RSUD Lubuk Basung.

“Bagi peserta yang telah lulus cek kesehatan, langsung mengikuti operasi katarak dimana mereka terdaftar, dan untuk menjaga kenyamanan pasien panitia juga akan mengoptimalkan penjagaan, dengan harapan tidak ada pasien yang terkendala,” tukasnya.

Sementara itu Humas Operasi Katarak Gratis Vera Primadewi dari angkatan 89 mengatakan, setiap tahun terjadi peningkatan jumlah pasien, pada tahun 2010 lalu pasien yang mengikuti operasi katarak gratis ini 38 orang, tahun 2011 naik menjadi 41 orang, pada tahun 2012 terjadi lonjakan yang signifikan pasien mencapai 96 orang, tahun 2013 meningkat menjadi 129 orang, tahun 2014 sebanyak 120 orang, dan tahun 2015 lalu turun hanya 104 orang, mengingat dari 300 pasien yang mendaftar banyak yang terkendala akibat kesehatan yang tidak memungkinkan.

“Tingginya keinginan masyarakat mengikuti operasi katarak gratis ini, menandakan bahwa kegiatan yang diadakan alumni SMA Negeri Satu Bukittinggi ini sama kualitasnya dengan operasi yang dilaksanakan dengan biaya pribadi,” jelasnya.

Setiap pasien tambah Vera Primadewi, dioperasi satu matanya dan bagi pasien yang telah mengikuti kegiatan ini diprioritaskan mendapat kesempatan pada kegiatan di tahun berikutnya, sementara pasien yang telah dioperasi di tahun sebelumnya, tahun ini dapat mengikuti kembali, dan ditargetkan kualitas pelayanan pada pasien ini terus berlanjut.

Kegiatan Operasi Katarak Gratis ini sepenuhnya mendapat dukungan dari IASMA 1 Landbouw Bukittinggi di tingkat nasional, seperti yang diungkapkan Andri Warman dari angkatan 81 sebagai wakil ketua bidang lima, yang secara langsung memberikan support agar kegiatan rutin ini berjalan aman dan lancar.

Andri Warman mengatakan, kegiatan kepeduliaan kemanusiaan merupakan salah satu program yang dikembangkan alumni, dan Operasi Katarak Gratis yang telah berjalan untuk ketujuh kalinya ini merupakan wadah bagi seluruh alumni SMA 1 Bukittinggi memberikan pelayanan pada masyarakat yang memerlukan bantuan, dan ditargetkan dari tahun ketahun berjalan secara maksimal sehingga dapat mengurangi penderita penyakit katarak di Sumatera Barat umumnya, serta Bukittinggi dan Kabupaten Agam khususnya.(Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top