Ekonomi

Bulog Sub Divre Bukittinggi Tambah Gudang Baru

HaloBukittinggi : Untuk memperbanyak dan meningkatkan daya serap dalam penguatan infrastruktur penampungan, pihak Bulog Sub Divre Bukittinggi menambah gudang baru yang berlokasi di Kawasan Koto Malintang Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam.

Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Wahyu Suparyono mengatakan, penambahan gudang bulog di Koto Malintang itu merupakan salah satu upaya dari perum bulog dalam rangka penguatan infrastruktur paska panen dalam penyerapan gabah atau padi masyarakat.

Tugas Perum Bulog sebagai operator terbagi dalam tiga pilar, yakni pilar ketersedian dimana Bulog mempunyai tugas untuk menjaga stok nasional.

“Karena Januari sampai April ini merupakan masa panen dan tentunya kita bekerja keras dalam memenuhi pilar ketersediaan tersebut dengan cara melakukan penyerepan sebanyak –banyaknya,” ujarnya, Jum’at (17/3/2017).

Dalam pilar kedua sebutnya, yakni keterjangkauan, dimana Bulog selaku operator melaksanakan tugas dari pemerintah yaitu menyalurkan beras. Di tahun kemarin sebutnya, Bulog telah menyalurkan hingga mencapai15 juta rumah tangga sasaran.

Sementara itu dalam pilar ketiga, Bulog berperan sebagai menstabilkan harga dengan melakukan operasi pasar. Namun ketiga pilar itu, tidak akan ada artinya jika bulog tidak memiliki infratruktur seperti gudang.

“Karena itu keberadaan gudang bulog ini sebagai upaya untuk melakukan penguatan infrastruktur dengan target penyerapan masa paska panen sekaligus  untuk memperkuat stok gabah nasional, terus agar stok di gudang Bukittinggi ini semakin mantap,” terangnya.

Menurut Wahyu Suparyono, Perum Bulog selama ini memang telah mempunyai infrastruktur sebanyak 1550 gudang di seluruh Indonesia, termasuk di Sumbar sendiri. Sebagian besar gudang tersebut sudah berusia lama dan dibutuhkan perbaikan dan renovasi.

Selain itu jumlah gudang yang dimiliki perum Bulog itu belum mencukupi untuk menyerap dan menampung gabah petani. Apalagi dengan kebijakan pemerintah sebagai  regulator untuk menambah luas tanam dan itu tentu di ikuti target penyerapan gabah petani yang lebih besar.

“Kita berharap dengan adanya gudang ini, penyerapan gabah petani dapat dilakukan lebih maksimal sehingga target ketersediaan stok pangan nasioanal dapat tercapai,” tukasnya. (Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top