Ekonomi

Dinas Pertanian Bukittinggi Targetkan Luas Tanam Padi 790 Hektare

Pada tahun 2017 ini Dinas Pertanian Kota Bukittinggi targetkan luas tanam padi mencapai 790 hektar, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 620 hektare.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi, Melwizardi, Sabtu (18/2/2017), menjelaskan, target luas tanam itu menindaklanjuti instruksi dari Kementerian Pertanian, sebagai bentuk upaya agar indeks pertanaman meningkat karena kondisi luas lahan terbatas, sudah tidak memungkinkan ada pencetakan sawah baru.

“Saat ini di Bukittinggi luas sawah yang tersedia sekitar 380 hektare sehingga untuk mencapai target harus ada 2,1 indeks pertanaman. Jadi dalam satu tahun ada dua kali panen ditambah satu kali usia satu hingga dua bulan tanam padi,” jelasnya.

Menurut Melwizardi, upaya yang dapat dilakukan Pemerintah Kota Bukittinggi untuk mencapai target luas tanam melalui intensifikasi dengan penerapan teknologi pertanian dan penyediaan sarana produksi padi (saprodi) seperti pupuk dan benih berkualitas.

“Kelompok tani di Bukittinggi sudah dibantu dengan alat mesin pertanian dari Kementerian Pertanian seperti traktor dan pompa air untuk sedot air ke sawah. Jadi upaya sekarang adalah mengintensifkan lahan yang ada,” ujarnya.

Untuk sistem tanam padi sambung Melwizardi, petani menerapkan jajar legowo di mana dengan pengaturan jarak tanam akan memberi ruang penyinaran dan pemberian pupuk lebih mudah.

“Produksi padi di Bukittinggi sudah cukup baik di kisaran enam hingga tujuh ton per hektar. Di tahun ini kami imbau petani menyegerakan tanam padi dan tidak memperlama masa bera sawah, setelah panen kita langsung tanam lagi untuk kejar target luas tanam tersebut,” tukasnya. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top